Lelucon Gus Dur
Suatu ketika, pada saat seluruh manusia telah menunggu saat penentuan terakhit, neraka atau surga, tersebutlah para pemuka agama yang sudah melewati saringan dan siap untuk masuk neraka. Tepat di depan pintu surga, mereka dihadang oleh malaikat penjaga pintu surga. Para pemuka agama pun kebingungan, dan dialog pun terjadi antara penjaga pinut surga dan salah satu dari pemuka agama tersebut :
There’s No Limit
Adilkah kita?
Pada suatu ketika, ada seorang lelaki yang hendak berpergian. Ia memilih angkutan masal komuter sebagai alternatif perjalanannya. Karena semua kursi telah penuh, terpaksalah ia berdiri di belakang, tepat di dekat pergantian gerbong satu dengan gerbong lainnya. Tak sengaja, dompet yang ia kantongi terjatuh, dan ia tidak menyadari akan hal itu. Ia tetap saja fokus memegangi tas yang telah ia pindahkan dari punggungnya, kini menjadi di perutnya. Ada seorang anak muda yang menemukan dompet di lantai, tak butuh waktu lama untuk anak muda itu mengambil dompet tersebut. Terlihat dari kejauhan kondektur mulai melubangi satu persatu tiket komuter para penumpang. Lelaki itu lalu mengarahkan tangannya ke kantong belakang, tempat dimana ia menyimpan dompetnya. Seketika ia tersentak, dompetnya tidak ada lagi di kantong belakangnya. Ia kebingungan, selain tiket komuter yang ia letakkan di sana, banyak surat – surat penting serta uang beratus – ratus ribu di dalam dompetnya. Ia pun mencoba mencari di dalam tasnya, namun tidak ada. Ia mencoba celingukkan di lantai, di kolong – kolong tempat duduk, masih juga tidak ada, ia mulai kewalahan.
Cinta, Rindu & Cemburu
Banyak orang berbicara tentang masalah ini tapi tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Atau tidak menjelaskan batasan-batasan dan maknanya secara syar’i. Dan kapan seseorang itu keluar dari batasan-batasan tadi. Dan seakan-akan yang menghalangi untuk membahas masalah ini adalah salahnya pemahaman bahwa pembahasan masalah ini berkaitan dengan akhlaq yang rendah dan berkaitan dengan perzinahan, perkataan yang keji. Dan hal ini adalah salah. Tiga perkara ini adalah sesuatu yang berkaitan dengan manusia yang memotivasi untuk menjaga dan mendorong kehormatan dan kemuliaannya. Aku memandang pembicaraan ini yang terpenting adalah batasannya, penyimpangannya, kebaikannya, dan kejelekannya. Tiga kalimat ini ada dalam setiap hati manusia, dan mereka memberi makna dari tiga hal ini sesuai dengan apa yang mereka maknai.
Ending Story of Doraemon
Setelah lama saya mencari – cari ending Doraemon, akhirnya saya menemukan ending doraemon versi dua. Ending ini buatan fans art nya Doraemon. Tapi walaupun begitu, ceritanya lumayan mengharukan. Ok, langsung saja baca yah.
Read more…

Hari itu, aku dengannya berkomitmen untuk menjaga cinta kita. Aku menjadi perempuan yg paling bahagia. Pernikahan kami sederhana namun meriah. Ia menjadi pria yang sangat romantis pada waktu itu. Aku bersyukur menikah dengan seorang pria yang shaleh, pintar, tampan & mapan pula. Ketika kami berpacaran dia sudah sukses dalam karirnya. Kami akan berbulan madu di tanah suci, itu janjinya ketika kami berpacaran dulu. Dan setelah menikah, aku mengajaknya untuk umroh ke tanah suci. Aku sangat bahagia dengannya, dan dianya juga sangat memanjakan aku… sangat terlihat dari rasa cinta dan rasa sayangnya pada ku. Banyak orang yang bilang kami adalah pasangan yang serasi. Sangat terlihat sekali bagaimana suamiku memanjakanku. Dan aku bahagia menikah dengannya.
Recent Comments